Pengorbanan yang membuahkan hasil (Part 2)

Menyambung tulisan saya terdahulu yang berjudul "Pengorbanan yang membuahkan hasil", saya ingin bercerita sedikit di blog ini.
Berat badan memang merupakan salah satu hal yang sangat saya perhatikan sejak dahulu. Di tulisan saya yang sebelumnya, saya bercerita bahwa akhirnya berhasil juga untuk menurunkannya. Setelah itu, muncul masalah juga yaitu berat kembali balik ke angka semula. Akhirnya saya berkeputusan untuk tidak memikirkannya sementara waktu.
Tiba suatu saat, saya bertemu dengan seorang sahabat wanita yang memang jarang kita bertemu. Saat itu dia bercerita bahwa dia sedang mengkonsumsi teh hijau yang berefek dapat menurunkan berat badan. Ketika mendengar itu, saya langsung tertarik untuk mencobanya dan dengan harapan bahwa itu akan berhasil.
Hari demi hari saya lewati dengan meminum teh tersebut. Di minggu-minggu awal, hasil tidak terlalu kelihatan. Akhirnya saya kembali berkonsultasi dengan sahabat saya itu. Dia menyarankan saya jika ingin cepat terlihat efeknya, saya harus mengkonsumsi pil jamunya juga. Setelah dipikir-pikir, akhirnya saya juga ingin mencobanya.
Tiap pagi saya selalu pergi ke klinik di kantor untuk menimbang berat badan saya. Hasil dari mengkonsumsi kedua minuman itu mulai terlihat. Akhirnya setelah kurang lebih 3 minggu, total berat yang berhasil diturunkan adalah 6,25 kg. Target semula adalah 5 kg saja. Disatu sisi saya senang karena program ini berhasil. Banyak baju-baju saya yang tadinya sempit tapi sekarang sudah muat lagi. Tapi banyak juga baju-baju saya yang sekarang kebesaran.
Semoga keadaan ini akan terus stabil. Beberapa teman di kantor pun akhirnya saat ini mengkonsumsi teh hijau ini. Semoga berhasil ya teman-teman. :-)

Masihkah ada harapan???

Di suatu siang hari Jumat, tepatnya tanggal 6 Maret 2009, sekitar jam 1, saya mendapat telepon dari adik saya yang mengatakan bahwa papa kejang-kejang. Seketika itu juga saya panik mendengar berita itu dan ditambah juga dengan adik saya yang sudah menangis di line telpon tersebut. Spontan setelah itu saya menelpon bos untuk minta ijin pulang dan juga saya mengabari salah satu teman di bagian saya. Lalu saya pulang dengan sebuah taksi Blue Bird langsung menuju ke rumah.
Ketika sampai di rumah, mama, adik, tante dan sepupu saya sedang berada di sekeliling papa. Setelah melalui beberapa perdebatan kecil dan juga mencari tau dokter yang bisa dipanggil ke rumah, akhirnya saya berkeputusan untuk membawa papa ke RS. Tim dokter yang ada cukup tanggap menangani papa pada saat itu dan papa dinyatakan menderita stroke yang kedua. Pada saat itu kami sekeluarga hanya bisa berdoa untuk kesembuhan papa.
Hari demi hari kami lalui di RS dan dengan perkembangan papa yang cukup baik. Akhirnya setelah 12 hari di rawat, papa diperbolehkan pulang. Kami bersyukur untuk semua ini dan berterima kasih untuk dokter dan suster yang merawat papa selama di RS. Mereka semua memberikan pelayanan yang cukup baik. Tak terlepas juga untuk semua dukungan doa dari teman-teman dan keluarga.
Kejadian ini cukup mengagetkan kami sekeluarga terutama saya. Sesuai dengan apa yang pernah saya tulis juga di blog ini tentang harapan-harapan saya di tahun 2009 dimana salah satu isinya adalah harapan saya agar papa bisa berjalan lagi. Tetapi yang saya dapatkan adalah papa kena serangan yang kedua. Kondisi papa setelah serangan ini lebih buruk dari kondisi sebelum terkena serangan. Kalau papa mau minum, dia harus minta tolong orang lain untuk mengambilkan ataupun ketika salah satu bagian tubuhnya gatal.
Kadang aku berpikir masihkah ada harapan papa kembali normal seperti dulu lagi?
Aku yakin pasti Tuhan akan tunjukkan jalan yang terbaik buat papa dan kami sekeluarga....

Bersyukur...

Didalam hidup ini memang kadang kala kita banyak menemukan hal-hal yang tidak kita sukai atau harapkan terjadi. Menghadapi situasi seperti itu kadang kala kita hanya bisa mengeluh dan terus mengeluh. Tanpa kita sadari jika kita terlalu banyak mengeluh maka hal-hal yang membuat kita mengeluh tersebut terulang kembali. Hingga pada akhirnya kita sering berpikir bahwa hidup ini tidak adil dan lain sebagainya.

Di setiap hal yang tidak kita harapkan atau tidak kita sukai tersebut, pasti ada hal-hal baik yang bisa kita nikmati dan syukuri. Namun kadang kita tidak menyadarinya. Percayalah sangat penting bagi kita untuk selalu bersyukur bahkan untuk hal sekecil apapun itu.

Ada sepenggal kata-kata yang sangat saya sukai yaitu:
Semakin banyak kita bersyukur kepada Tuhan atas apa yang kita miliki, maka semakin banyak hal yang akan kita miliki untuk disyukuri.

Harapan dan Impian di tahun 2009

Tidak terasa sudah memasuki tahun 2009 di bulan Februari. Banyak orang bilang tahun 2009 ini akan menjadi tahun yang agak sulit. Resesi ekonomi yang mulai terjadi dipenghujung tahun 2008 ditakuti banyak orang akan berlanjut hingga tahun 2009. Sempat juga aku merasa takut untuk menghadapi tahun 2009 ini, tapi setelah dipikirkan lagi..rasanya aku tidak perlu takut karena aku yakin pasti aku bisa melewati tahun ini dengan baik. Lalu aku berpikir apa aja yang akan menjadi harapan dan impianku di tahun 2009 ini. Aku coba untuk menguraikannya antara lain:
  • Kesehatan dan kesuksesan disemua hal untuk seluruh anggota keluargaku. Papa bisa berjalan lagi seperti beberapa tahun yang lalu.
  • Kesehatan dan kesuksesan untuk semua teman-teman dekatku khususnya teman-temanku di ACOP.
  • Aku dan teman-teman di ACOP bisa pulang dari kantor tidak terlalu malam.
  • Menemukan pendamping hidup yang baik dan cocok denganku.
  • Mempunyai usaha sampingan.

Semoga saja harapan dan impianku itu bisa terwujud. Sekarang yang hanya aku bisa lakukan adalah berdoa kepada Tuhan untuk tuntunanNya dalam setiap langkah hidupku.

Jodoh....

Banyak orang berkata Jodoh itu ditangan Tuhan. Kalau sudah waktunya, jodoh itu akan datang dengan sendirinya. Kadang aku berpikir apa benar begitu ya? Aku percaya kalau Tuhan sudah memberikan pasangan kepada setiap manusia sejak sebelum manusia dilahirkan. Menurutku, walaupun jodoh itu ditangan Tuhan, tetap saja kita harus berusaha untuk mencari jodoh itu. :-)

Tapi kadang aku berpikir siapa ya jodohku dan kapan aku akan dipertemukan dengan jodohku itu. Mengingat umur berjalan terus. Memang tidak ada yang memaksaku untuk secepatnya menemukan jodoh itu.

Sekarang aku hanya bisa terus berdoa kepada Tuhan dan menjalankan kehidupanku seperti biasanya. Pastinya sambil mencari-cari juga..he2.. Aku yakin aku akan menemukan seseorang yang tepat buatku suatu saat nanti. Amin...

I will find the right man at the right time...

Outing 2009



Tepatnya tanggal 8 Januari 2009, aku dan semua rekan kerjaku pergi outing bersama ke suatu hotel di kawasan Puncak. Nama hotel tersebut adalah Hotel Seruni. Kami berangkat dari Jakarta pukul 11.30 dan sampai di sana pukul 13.30. Hotel Seruni sangat luas. Kawasan hotelnya seperti bisa dilihat di gambar yang ada.


Ketika sampai di hotel, kami langsung menuju ke kamar masing-masing untuk meletakkan barang bawaan kami. Kamarnya juga cukup besar dan bagus. Model tempat tidur dan penataannya lebih cocok untuk berbulan madu. he2....


Fasilitas hotel juga cukup memadai mulai dari kolam renang, fitness center dan juga lapangan yang cukup luas untuk berkeliling. Kami merasa nyaman berada di kawasan hotel tersebut. Pada hari terakhir ketika bersiap-siap pulang, rasanya kami tidak ingin pulang. Aku dan beberapa teman merencanakan untuk kembali ke hotel ini suatu saat nanti sehingga kita bisa menikmati pemandangan dan juga fasilitas yang ada lebih puas lagi.
Sampai jumpa lagi, hotel Seruni... :-)

Happy Mother's Day

Hari ini tanggal 22 Desember, seperti tahun-tahun sebelumnya, hari ini adalah hari ibu. Ketika bangun di pagi hari, aku hanya memberikan ciuman ke ibunda tercinta yang saat itu tergesa-gesa ke pasar. :-) Di saat yang bersamaan, keponakanku datang membawa sebungkus wedang jahe onde-onde. Memang sudah tradisi dikeluarga besarku, tanggal 22 Desember adalah waktu makan onde-onde. Onde-onde pun langsung disantap...he2...

Makasih, ma. Untuk semua kebaikan mama selama ini... Aku tau pasti mama akan selalu menjaga dan merawatku selama mama masih mampu... Akupun akan berbuat yang sama ke mama... Luv you...

Ungu...

Ungu adalah warna kesukaanku. Tetapi tidak semua jenis warna ungu juga aku suka. Aku paling suka warna ungu tua. Sejak aku duduk dibangku SMU, ungu adalah warna favoritku. Aku ingat sekali waktu itu hampir semua alat tulisku berwarna ungu. Mulai dari tempat pensil, organizer, file catatanku, pensil, penghapus pensil, pulpen dll. Salah satu barang ungu itu juga adalah pemberian seseorang yang dekat denganku pada waktu itu. :-) Aku juga ingat ketika aku memimpin kelompok tari di gereja, ketika kami ingin membuat seragam, saya yang memilih warna ungu sebagai bagian dari kostum kita.

Alasan mengapa suka warna ungu yaitu menurutku warna ungu itu anggun walaupun banyak orang bilang itu warna janda. Hingga saat ini akupun masih suka warna ungu. Pelan-pelan aku mengumpulkan benda-benda berwarna ungu ataupun ada motif warna ungu. Sepertinya aku tidak akan berhenti untuk menyukai warna ungu dan juga tidak akan berhenti mengumpulkan benda-benda ungu. Ketika melihat-lihat koleksi benda unguku, ternyata sudah lumayan banyak dibandingkan dulu. Benda-benda ungu itu antara lain HP, sarung HP, anting, kalung, baju, sepatu, sandal, alat-alat tulis dll. Aku juga masih mencari benda-benda ungu bagus lainnya.
Jika ada info benda ungu yang bagus, kabar-kabari saya ya... hehehehe....

Why??? When??? How???

Banyak pertanyaan yang muncul dipikiranku mengenai apa yang sudah aku alami selama kurang lebih 4 tahun terakhir ini. Kadang aku berpikir mengapa aku bisa mengalami itu semua. Semakin lama dipikirkan aku merasa bahwa memang ada maksud dan tujuan dari semua pengalaman yang aku alami. Aku menjadi tau mana yang sebaiknya dijalani dan mana yang sebaiknya tidak dijalani. Selama aku menjalani tahun demi tahun itu, aku melihat beberapa temanku yang juga mempunyai pengalaman yang hampir sama denganku dan mereka berhasil menjalani semua itu hingga berakhir dengan sesuatu yang indah. Kenyataan berbicara lain dan nyatanya aku tidak bisa... Mungkin aku dibilang orang yang cepat menyerah dan tidak mau memperjuangkannya.. tapi sudah 4 tahun aku menjalani itu semua, apakah kurang waktu yang aku jalani? Hmmm....

Sekarang aku harus melanjutkan perjuanganku untuk mendapatkan sesuatu yang indah itu. Aku juga belum tau kapan dan bagaimana itu akan terwujud. Aku akan sabar menunggu dan berusaha untuk meraih itu semua. Aku akan mulai perlahan-lahan membuka hati dan pikiranku. Aku yakin Tuhan akan memberikannya pada waktu yang tepat. Amin...

Tas kosmetikku...

Salah satu isi tasku yang selalu harus dibawa adalah tas kosmetik. Nah, pengen tau gak apa aja isinya? Isinya sih berkisar alat-alat kecantikan yang lazim juga dibawa para cewek. Kita mulai aja ya, ini dia isinya:
  1. Body Shop All In One Face Base Powder. Aku memilih ini karena cocok dengan kulitku dan membuat kulit terlihat lebih cerah.
  2. Revlon Colorstay Eyeliner/Crayon Brown. Ini tidak boleh ketinggalan. hehehehe
  3. Revlon Colorstay Eyeliner Liquid Black. Ini juga tidak boleh ketinggalan.
  4. Revlon Powder Blush Rose.
  5. Revlon Fabulash Mascara Black. Termasuk benda yang jarang dipakai.
  6. Body Shop Born Lippy Passion Berry. Enak rasanya kayak permen. Alasan pertama beli yang ini karena warnanya ungu… (narsis banget ya… he2 )
  7. Ovale Face Paper Xtra. Ini untuk mengurangi kadar minyak diwajah.
  8. Sari Ayu blush on warna cokelat. Merk ini juga cocok diwajahku dan juga tergolong murah. Tapi alasan kenapa beli produk Sari Ayu sebenarnya karena waktu itu ada promosi beli produk bisa dapat HP. Setelah habis bayar, ternyata HP nya dah habis… :-( (Sebenernya mo beli produknya or hpnya he2)
  9. Sari Ayu Eye Shadow warna cokelat.
  10. Sari Ayu Lipstick warna cokelat.
  11. Revlon Renewist Lip Color.
  12. Penjepit bulu mata.
  13. Pensil alis.
  14. Jepitan rambut warna hitam dan warna hijau.

Nah itu saja isi dari tas kosmetikku. Ada yang mau menambahkan isinya? He2….

Tukang Ojekku...

Setiap pagi tukang ojekku menjemputku dari rumah lalu mengantarkanku ke stasiun dan begitu pula di sore hari. Ia selalu setia menungguku di stasiun ataupun didepan rumah walaupun ia harus menunggu hingga 1 jam lamanya.... Terkadang aku kasihan jika ia harus menunggu lama tetapi tidak ada yang bisa aku lakukan karena dia tidak bisa dihubungi... Ia akan menjemputku dimana saja seperti yang aku minta...

Ia akan selalu menjemputku walaupun ketika hujan, panas dan malam hari sekalipun. Teman-temanku menjuluki tukang ojekku ini dengan sebutan "yayang" hehehe... karena begitu setianya ia menjemput dan mengantarkanku kemana pun dan kapan pun...

Semoga tukang ojekku ini sehat selalu sehingga ia selalu bisa menjemputku.

Pengorbanan yang membuahkan hasil...

Jika ingin mencapai suatu tujuan, ternyata memang perlu pengorbanan. Walaupun kadang terasa berat menjalani semuanya.Tetapi jika kita memang niat dan tulus dalam menjalani semua itu maka tujuan kita cepat atau lambat akan tercapai. Begitu pula ketika aku berniat untuk menurunkan berat badanku... :-( Aku ingin sekali agar beratku turun 3 kg saja... Bulan-bulan terakir aku sudah mencoba beberapa cara tapi hasilnya hanya bersifat sementara. Sampai akirnya aku menemukan sebuah metode baru. Metode tersebut harus diikuti selama 2 minggu dan akan menghasilkan hasil yang maksimal hingga bisa menurunkan 7 kg. Hari demi hari terasa begitu berat karena harus memakan semua yang ada di metode tersebut. Lama kelamaan aku eneg dengan daging bakar ataupun ayam kukus... Aku merasa berat karena sebetulnya hal yang paling kusukai adalah makan.. nyam nyam...
Pelan-pelan membuahkan hasil.. Akhirnya tercapai juga yang aku inginkan...

Pengorbanan demi membuahkan hasil yang diinginkan, kenapa tidak? :-)

Miss him

Tiba-tiba terlintas dibenakku saat-saat indah bersamanya... Aku baru sadar bahwa saat ini I miss him... Tapi aku juga sadar bahwa saat-saat bersamanya itu tidak pernah akan bisa terulang lagi.... Kami tidak mungkin untuk bersama lagi... Semua kenangan indah itu sekarang menjadi sebuah kenangan saja. Aku juga tidak tau apa dia juga merasakan hal yang sama...hmmm....

Aku teringat lagu dari Ecoutez yang berjudul Simpan Saja. Kutipan liriknya : Simpan saja rasa dihatimu... sudah lupakan... hasratku tak lagi untuk saling mencinta...sudah sampai disini....

Sekarang aku berdoa untuk kebahagiaannya dan kebahagiaanku juga... Amin...